Jurnalis: Yana
Azzamtvjabar.com | Karawang - Perantau Kopi semakin mengukuhkan eksistensinya sebagai ruang kreatif bagi generasi muda Karawang. Hal ini dibuktikan lewat kesuksesan penyelenggaraan kompetisi olahraga elektronik bertajuk “Perantau Turnamen MLBB 2026” yang berlangsung pada 10-11 Januari 2026 di Bubulak Jatibaru, Kelurahan Tanjungpura, Karawang, Jawa Barat, Senin (12/1/2026).
Di balik riuh semangat 21 tim yang bertanding dan kemenangan gemilang Travail E-Sport sebagai juara, terdapat misi intelektual yang mendalam. Bagi penyelenggara, turnamen ini adalah manifestasi nyata dari
filosofi nama "Perantau" sebuah dialektika antara mengambil “Peran” dan memberikan “Tau”.
Filosofi Perantau: Mengambil "Peran" untuk Memberi "Tau"
Dino Robika Patardo, Owner Perantau Kopi sekaligus Ketua Pelaksana, membedah makna mendalam di balik identitas tempatnya. Ia menjelaskan bahwa "Perantau" bukan sekadar label geografis, melainkan sebuah metode pergerakan komunitas yang menggabungkan aksi dan edukasi.
“Filosofi kami berakar pada dua kata: 'Peran' dan 'Tau'. Korelasinya sangat fundamental. Kami harus berani mengambil 'Peran' nyata terlebih dahulu sebagai fasilitator, penggerak, dan penanggung jawab agar kami memiliki legitimasi untuk memberikan 'Tau' atau pengetahuan kepada komunitas," papar Dino.
Dalam konteks turnamen ini, Perantau Kopi mengambil "Peran" dengan menyediakan panggung kompetisi yang layak. Melalui peran tersebut, mereka menyisipkan "Tau" sebuah proses transfer pengetahuan mengenai sportivitas, strategi tim, manajemen emosi, dan standar kompetisi profesional.
“Tanpa aksi nyata ('Peran'), edukasi ('Tau') hanya akan menjadi wacana. Kami hadir mengambil peran ini supaya anak-anak muda Karawang 'Tau' dan paham, bahwa esports bukan sekadar main gim, tapi tentang disiplin dan mentalitas atlet," tegas Dino.
Sinergi dalam Membangun Karakter
Kedalaman visi yang memadukan aksi sosial dan edukasi ini mendapat apresiasi penuh dari sektor korporasi. CV. Sinergi Rizki Abadi, selaku sponsor utama, menilai langkah Perantau Kopi sangat strategis dalam pembangunan sumber daya manusia.
Direktur Utama CV. Sinergi Rizki Abadi, Rizki Soelaiman, S.Ikom, mengungkapkan kebanggaannya dapat mendukung kegiatan yang memiliki nilai filosofis kuat tersebut.
“Saya mengapresiasi Kedai Perantau Kopi yang berhasil menerjemahkan visi mereka menjadi aksi nyata. Dukungan kami berikan karena Perantau Kopi menjalankan fungsinya dengan benar; mereka mengambil 'Peran' untuk merangkul pemuda, lalu memberikan 'Tau' atau wawasan positif kepada mereka. Ini adalah investasi karakter. Selamat kepada para juara, semoga ilmu yang didapat di sini menjadi bekal untuk prestasi yang lebih tinggi," ujar Rizki.
Visi Jangka Panjang: Inkubator Pengetahuan Esports
Berlandaskan filosofi tersebut, Perantau Kopi menatap masa depan dengan visi besar. Tidak ingin berhenti sebagai penyelenggara acara insidental, Dino mencanangkan Perantau Kopi sebagai Inkubator dan Pusat Pengetahuan Esports (Knowledge Hub) di Karawang.
Rencana jangka panjangnya mencakup pembentukan liga rutin yang terstruktur dan sesi pelatihan (coaching clinic). Tujuannya adalah untuk memastikan siklus "Peran dan Tau" terus berjalan berkelanjutan.
"Kami ingin tempat ini menjadi kawah candradimuka. Melalui 'Peran' kami yang konsisten memfasilitasi liga, kami berharap lahir talenta-talenta yang 'Tau' teknik, 'Tau' etika, dan 'Tau' cara menjadi juara sejati," tutup Dino optimis.
Dengan suksesnya acara ini, Perantau Kopi telah meletakkan standar baru, membuktikan bahwa kedai kopi dapat bertransformasi menjadi laboratorium pengembangan potensi pemuda yang serius dan terarah.
Tentang Perantau Kopi:
Perantau Kopi berlokasi di Bubulak Jatibaru, Tanjungpura, Karawang. Mengusung konsep tempat yang inklusif, entitas ini dibangun di atas filosofi "Peran" (Aksi/Kontribusi) dan "Tau" (Pengetahuan/Edukasi). Perantau Kopi aktif mewadahi berbagai kegiatan positif mulai dari diskusi, seni, hingga turnamen esports sebagai media untuk mentransfer wawasan dan membangun karakter pemuda Karawang. (Yana)

















0 Komentar