Jurnalis dan Editor: Johar Hasibuan
Azzamtvjabar.com | Bekasi – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi IV Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar IX dari Fraksi Partai Golkar, Akhmad Marjuki, melaksanakan rangkaian kegiatan Reses II Tahun Sidang 2025–2026 di Kampung Jagawana, Desa Suka Rukun, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Selasa (24/2/2026) siang.
Kegiatan reses tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Desa Suka Rukun, tokoh masyarakat, warga setempat, serta sejumlah Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kabupaten Bekasi.
Dalam kesempatan itu, Akhmad Marjuki menjelaskan bahwa reses merupakan kewajiban setiap anggota DPRD yang diatur dalam tata tertib dewan. Kegiatan ini bertujuan memberikan ruang bagi wakil rakyat untuk turun langsung ke masyarakat dan menyerap berbagai aspirasi.
“Salah satu tugas saya sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat adalah turun langsung ke masyarakat agar memahami apa yang menjadi keinginan konstituen saya,” ujar Marjuki.
Ia menegaskan, seluruh keluhan dan usulan warga yang disampaikan secara langsung akan dicatat dan dibawa ke forum DPRD Provinsi Jawa Barat untuk ditindaklanjuti dalam rapat bersama pemerintah daerah.
“Semua aspirasi bapak dan ibu akan saya kawal dan perjuangkan agar dapat direalisasikan,” tambahnya.
Marjuki juga menilai kegiatan reses sangat penting, khususnya untuk memastikan program pembangunan dapat tersusun secara terencana dan tepat sasaran. Ia pun mendorong masyarakat memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan aspirasi, terutama terkait pembangunan infrastruktur dan kebutuhan publik lainnya.
Selain sebagai anggota DPRD Jawa Barat Komisi IV, Marjuki juga diketahui menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi.
Dalam kegiatan tersebut, peserta reses juga menerima konsumsi berupa snack, nasi kotak, air minum, serta beras seberat lima kilogram.
Sejumlah warga yang hadir memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan aspirasi, di antaranya terkait pembangunan saluran air serta kebutuhan fasilitas pendidikan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).
Tokoh masyarakat setempat, Edi, mengaku terbantu dengan kehadiran anggota DPRD Provinsi Jawa Barat yang datang langsung ke desa mereka untuk mendengarkan keluhan warga.
“Saya berharap ini bukan hanya simbolis, tetapi apa yang diusulkan warga dapat direalisasikan ke depan,” ujarnya.
Menurutnya, hingga saat ini Desa Suka Rukun belum memiliki SMA sehingga banyak pelajar harus bersekolah ke desa lain.
“Saya mohon agar SMA bisa berdiri di Desa Suka Rukun,” kata Edi.
Aspirasi lain disampaikan Ketua Gapoktan Rukun Tani Desa Suka Rukun, Asun Suryanto. Ia mengungkapkan persoalan banjir yang kerap terjadi meski tidak turun hujan, yang diduga akibat drainase yang rusak.
“Drainase sepanjang jalan Desa Suka Rukun saat ini mati total,” ungkapnya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Akhmad Marjuki menyampaikan apresiasi kepada warga yang telah menyampaikan keluhan dan usulan secara langsung.
“Aspirasi bapak dan ibu sudah saya catat. Nanti akan saya bawa ke forum DPRD ketika rapat dengan TAPD untuk saya sampaikan dan perjuangkan. Saya akan berupaya maksimal memperjuangkan aspirasi yang disampaikan,” tutupnya.
Kegiatan reses ini menjadi momen penting bagi masyarakat Desa Suka Rukun untuk menyampaikan permasalahan secara langsung kepada wakil rakyat. Warga berharap berbagai aspirasi yang telah disampaikan dapat segera mendapat solusi dan tindak lanjut dari pemerintah daerah. (RJH)



0 Komentar