Jurnalis dan Editor: Johar Hasibuan
Azzamtvjabar.com | Karawang - Sebuah truk kontainer hilang kendali saat akan memasuki jalan sempit, kemudian terguling dan menimpa mobil sedan berisi enam orang yang merupakan satu keluarga di Karawang, Jawa Barat, Minggu malam (15/2/2026). Tiga orang tewas, sementara tiga lainnya mengalami luka-luka dalam peristiwa tragis tersebut.
Peristiwa kecelakaan ini terjadi di Jalan Raya Tanggul Rawa Gabus, Desa Kondang Jaya, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Truk kontainer yang hendak turun dari Jalan Raya Baru Karawang diduga hilang kendali saat melintasi jalan menurun dan berbelok tajam. Kondisi jalan yang sempit dan tidak diperuntukkan bagi kendaraan besar membuat truk sulit dikendalikan.
Truk kontainer tersebut kemudian terguling dan menimpa mobil sedan yang berada di sisi jalan. Akibatnya, mobil ringsek parah dan terjepit di bawah badan kontainer.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Selama dua jam tiga puluh menit, petugas kepolisian dan petugas lain nya dibantu warga setempat berupaya mengevakuasi sedan yang tertindih menggunakan alat berat. Suasana sempat menegangkan saat petugas perlahan menarik badan mobil dari bawah badan kontainer.
Dengan penuh kehati-hatian, akhirnya sedan berhasil dikeluarkan. Sorak sorai warga pun pecah ketika badan mobil terlepas dari himpitan kontainer.
Namun perjuangan belum berakhir. Petugas masih harus mengeluarkan para penumpang yang terjebak di dalam kendaraan. Dengan peralatan memadai, petugas berusaha membuka pintu dan memotong bagian atap mobil untuk menyelamatkan korban.
Satu per satu korban berhasil dievakuasi. Proses evakuasi diwarnai lantunan kalimat syahadat dari warga yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut.
Dari enam penumpang yang merupakan satu keluarga, tiga orang dinyatakan meninggal dunia, yakni ayah, ibu, dan satu orang anak. Sementara tiga anak lainnya selamat dan mengalami luka ringan setelah dievakuasi oleh warga dan petugas.
Dari peristiwa ini Polisi menyatakan pihaknya telah mengamankan sopir truk untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Polisi juga akan memeriksa seorang pengatur lalu lintas liar atau “pak ogah” yang diduga mengarahkan truk masuk ke jalan tersebut. Sebab, jalan yang sempit dan menurun itu diketahui bukan diperuntukkan bagi kendaraan bermuatan kontainer. Peristiwa ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. (RJH)

0 Komentar