Headline News

Meski Turun 30 Persen, Kue Keranjang Karawang Tetap Tembus Pasar Luar Negeri


 

Jurnalis dan Editor: Johar Hasibuan

Azzamtvjabar.com | Karawang - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, produksi kue keranjang atau dodol cina di Karawang, Jawa Barat mengalami penurunan penjualan sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, permintaan dari luar daerah hingga luar negeri diklaim masih stabil. Para produsen pun tetap kebut produksi untuk memenuhi pesanan konsumen menjelang hari raya.


Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026 yang jatuh pada 17 Februari mendatang, aktivitas produksi kue keranjang di wilayah Klari, Karawang, masih terlihat sibuk. Para pekerja tampak menyiapkan ratusan dodol cina untuk memenuhi pesanan konsumen.


Produksi bahkan akan terus berlangsung hingga H-2 perayaan Imlek. Kue-kue yang telah matang kemudian dikemas dan didistribusikan ke sejumlah toko, vihara, hingga pelanggan luar daerah.


Namun secara umum, produsen mengakui terjadi penurunan penjualan sekitar 30 persen dibandingkan tahun lalu. Penurunan ini lebih kepada jumlah pembelian dari pelanggan tetap.


Jika biasanya satu toko mampu membeli lebih dari satu ton, tahun ini rata-rata hanya membeli satu ton. Meski demikian, permintaan dari luar Karawang masih tergolong normal. Bahkan, produk kue keranjang ini masih menembus pasar luar negeri.


Produsen mengaku seluruh permintaan di wilayah Karawang, baik dari toko maupun vihara, telah terpenuhi.


Sementara itu, kue keranjang atau dodol cina merupakan sajian khas yang tak terpisahkan dari perayaan Tahun Baru Imlek. Tradisi kue keranjang telah ada sejak masa Dinasti Zhou, sekitar tahun 1046 hingga 256 sebelum masehi, dan terus bertahan hingga kini sebagai simbol harapan akan rezeki dan kehidupan yang lebih baik di tahun yang baru.


Meski minat pembelian menurun, kue keranjang tetap menjadi bagian penting dalam tradisi dan perayaan Imlek masyarakat Tionghoa. (RJH)

0 Komentar

© Copyright 2023 - Azzamtv Jabar