Jurnalis dan Editor: Johar Hasibuan
Azzamtvjabar.com | Bekasi – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi IV Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar IX dari Fraksi Partai Golkar, Akhmad Marjuki, melaksanakan rangkaian kegiatan Reses II Tahun Sidang 2025–2026 di Dusun Bugede I, Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (25/02/2026) siang.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Desa Setiamekar, Ketua RW 09, tokoh masyarakat, karang taruna, warga setempat, serta sejumlah Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kabupaten Bekasi.
Dalam kesempatan itu, Akhmad Marjuki menjelaskan bahwa reses merupakan kewajiban setiap anggota DPRD yang diatur dalam tata tertib dewan. Melalui kegiatan ini, wakil rakyat turun langsung ke masyarakat guna menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen.
“Salah satu bagian dari tugas saya sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat adalah turun langsung ke masyarakat agar memahami apa yang menjadi keinginan konstituen saya,” ujarnya.
Ia menegaskan, seluruh keluhan dan usulan warga yang disampaikan secara langsung akan dicatat dan dibawa ke forum DPRD Provinsi Jawa Barat untuk dibahas bersama pemerintah daerah.
“Semua aspirasi bapak dan ibu akan saya kawal dan perjuangkan agar dapat direalisasikan,” tambahnya.
Menurut Marjuki, reses menjadi momentum penting untuk memastikan program pembangunan tersusun secara terencana dan tepat sasaran. Ia mendorong masyarakat memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan kebutuhan, terutama terkait pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik.
Selain menjabat sebagai anggota DPRD Jawa Barat Komisi IV, Akhmad Marjuki juga merupakan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi.
Dalam kegiatan itu, peserta reses menerima konsumsi berupa makanan ringan, nasi kotak, air minum, serta beras seberat lima kilogram.
Sejumlah warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan aspirasi, di antaranya terkait pembangunan underpass Jalan Indoporlen, perbaikan saluran air, hingga kebutuhan fasilitas umum lainnya.
Aparatur Desa Sukamekar, Handoko, mengaku bangga atas kehadiran anggota DPRD Provinsi Jawa Barat yang datang langsung mendengarkan keluhan warga.
“Saya berharap pertemuan ini bukan hanya formalitas saja, tetapi apa yang diusulkan warga dapat direalisasikan ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, jalur utama penghubung antar desa di sekitar Setiamekar, khususnya rencana pembangunan underpass Jalan Indoporlen, perlu mendapat pengawalan serius dalam proses realisasinya.
“Fasilitas underpass berupa saluran air juga mohon diperhatikan, karena Desa Sukamekar ini rawan banjir,” kata Handoko.
Aspirasi lainnya disampaikan Ketua RW 09, Marjan, yang menyoroti kebutuhan sarana olahraga dan ruang publik bagi masyarakat.
“Warga di sini butuh ruang untuk saling berinteraksi sekaligus ruang sosial masyarakat hingga tempat olahraga,” ungkapnya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Akhmad Marjuki menyampaikan apresiasi kepada warga yang telah menyampaikan usulan secara terbuka.
“Aspirasi bapak dan ibu sudah saya catat. Nanti akan saya bawa ke forum DPRD ketika rapat dengan TAPD untuk saya sampaikan dan perjuangkan. Saya akan berupaya maksimal memperjuangkan aspirasi yang disampaikan,” tutupnya.
Dalam kegiatan reses tersebut, Akhmad Marjuki juga memberikan bantuan pribadi kepada tokoh masyarakat guna mendukung kebutuhan fasilitas publik setempat.
Reses ini menjadi momen penting bagi masyarakat Desa Sukamekar untuk menyampaikan permasalahan secara langsung kepada wakil rakyat. Warga berharap berbagai aspirasi yang telah disampaikan dapat segera memperoleh solusi dan tindak lanjut dari pemerintah daerah. (RJH)




0 Komentar