Jurnalis: Suryana | Editor: RJH
Azzamtvjabar.com | Karawang — Kelenteng Bio Kwan Tee Koen Kabupaten Karawang kembali menggelar kirab budaya Cap Go Meh sebagai puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2557. Namun, ada suasana berbeda dalam perayaan tahun ini karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kirab budaya yang digelar pada Minggu (8/3/2026) tersebut berlangsung lebih sederhana dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian, kesakralan dan kemeriahan tradisi tetap terasa di sepanjang rute kirab yang dipadati warga yang ingin menyaksikan perayaan budaya tahunan itu.
Rute kirab tahun ini juga dibuat lebih pendek. Arak-arakan dimulai dari Kelenteng Bio Kwan Tee Koen, kemudian melintas menuju kawasan Jalan Niaga Stasiun Karawang melalui Jalan Tuparev, sebelum akhirnya kembali lagi ke kelenteng.
Ketua Panitia Kirab Budaya Cap Go Meh 2557, Yayang, mengatakan bahwa penyederhanaan kegiatan dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. “Perayaan Cap Go Meh ini merupakan kirab budaya yang rutin kami selenggarakan setiap tahun. Namun tahun ini kami laksanakan secara sederhana sebagai bentuk penghormatan kepada saudara-saudara kami yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan,” ujar Yayang.
Ia menjelaskan, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, panitia tidak mengundang kelompok Jolie-jolie dari luar kota. Peserta kirab hanya berasal dari internal kelenteng. “Kirab Cap Go Meh tahun ini kami tidak mengundang Jolie-jolie dari luar kota seperti biasanya. Hanya Jolie dari kelenteng kami saja yang ikut. Kami juga melarang seluruh peserta pawai untuk makan dan minum selama arak-arakan berlangsung di sepanjang jalan,” jelasnya.
Yayang juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat jika pelaksanaan kirab sempat menimbulkan kemacetan di sejumlah ruas jalan. Meski demikian, ia bersyukur acara berlangsung lancar dan mendapat sambutan hangat dari warga. “Banyak masyarakat yang sudah menunggu sejak pagi untuk menyaksikan kirab budaya Cap Go Meh. Kami sangat bersyukur acara berjalan lancar dan mendapat antusiasme dari masyarakat Karawang,” katanya.
Dalam kirab tahun ini, tercatat lima Jolie turut ambil bagian dalam arak-arakan. Selain itu, panitia juga berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat dengan memadukan unsur budaya Tionghoa dan budaya Sunda.
Kolaborasi tersebut ditampilkan melalui beberapa pertunjukan budaya seperti ruwat bumi dan seni egrang, yang semakin memperkaya warna budaya dalam perayaan Cap Go Meh di Karawang.
Menutup pernyataannya, Yayang berharap di tahun Kuda Api ini masyarakat Karawang mendapatkan keberkahan dan kemajuan. “Semoga di tahun Kuda Api ini masyarakat Karawang mendapatkan keberkahan dan kemajuan. Walaupun tahun ini disebut memiliki unsur api yang melambangkan panas, kita semua diharapkan tetap sabar dan tabah dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (Suryana)




0 Komentar