Jurnalis dan Editor: Johar Hasibuan

Azzamtvjabar.com | Karawang - Pemerintah Desa Sumurkondang, Kabupaten Karawang, Jawa Barat menyayangkan sikap manajemen PT Multi Indo Mandiri yang dinilai tidak menerima kunjungan kerja. Hingga kini, pihak perusahaan belum memberikan keterangan resmi terkait hal tersebut.


Setelah menunggu tanpa kepastian, rombongan Kepala Desa Sumurkondang bersama perangkat dan lembaga desa akhirnya meninggalkan lokasi perusahaan yang berada di wilayah desa tersebut.


Kedatangan aparatur desa ini merupakan agenda kunjungan kerja dan audiensi, bukan aksi unjuk rasa. Namun, pertemuan dengan jajaran direksi tidak terwujud.


Pemerintah desa menilai, upaya komunikasi yang telah dilakukan sebelumnya belum mendapat respons memadai. Padahal, surat resmi telah dilayangkan dengan permintaan kehadiran tiga direksi.


Selain persoalan komunikasi, desa juga menyoroti belum dijalankannya sejumlah kesepakatan yang telah dituangkan dalam notulen bersama antara perusahaan, pemerintah desa, dan unsur lingkungan.


Salah satu poin yang dipersoalkan adalah pengalihan vendor pengangkutan limbah yang diduga dilakukan tanpa koordinasi maupun rekomendasi dari pemerintah desa.


Pemerintah desa meminta agar pertemuan dapat dijadwalkan ulang di lokasi netral guna membuka ruang dialog yang lebih kondusif.


Kuasa hukum desa menyebut, permohonan audiensi telah diajukan berulang kali, namun belum mendapat tanggapan yang diharapkan.


Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak PT Multi Indo Mandiri belum memberikan klarifikasi resmi.


Pemerintah desa berharap komunikasi dapat segera terjalin. Namun, jika tidak ada tindak lanjut, langkah hukum termasuk somasi menjadi opsi yang dipertimbangkan.


Pemerintah Desa Sumurkondang berharap adanya itikad baik dari pihak perusahaan untuk membuka ruang dialog, sementara publik diimbau menunggu klarifikasi dari kedua belah pihak. (RJH)