Headline News

Keluhan Pelayanan Bank BJB Karawang Mencuat, PERADI Desak OJK Turun Tangan


 

Jurnalis: Suryana | Editor: RJH

Azzamtvjabar.com | Karawang — Keluhan terhadap pelayanan Bank BJB kembali mencuat di wilayah Karawang. Seorang ahli waris nasabah berinisial RE mengaku mengalami kesulitan saat meminta data dan informasi terkait pinjaman atas nama almarhum ayahnya, ES.


RE menyebut, permintaan rincian pinjaman seperti sisa kewajiban, bunga, hingga histori pembayaran tidak mudah diakses. Ia mengaku harus melalui proses berulang dan tidak mendapatkan respons cepat dari pihak bank.


Kritik dari Praktisi Hukum

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPC PERADI Kabupaten Karawang, Asep Agustian, menyampaikan keprihatinannya atas dugaan pelayanan yang dinilai kurang optimal.


Menurutnya, sebagai bank pembangunan daerah yang dimiliki oleh pemerintah daerah di Jawa Barat dan Banten, Bank BJB seharusnya mengedepankan pelayanan prima sesuai komitmen yang diusung.


“Slogan pelayanan prima itu bagus, tetapi yang dipertanyakan adalah implementasinya di lapangan. Jika ada keluhan dari ahli waris yang kesulitan mendapatkan informasi, ini perlu menjadi perhatian serius,” ujarnya, Senin (27/4/2026).


Askun sapaan akrabnya juga mempertanyakan respons bank yang disebut baru memberikan informasi setelah adanya permintaan klarifikasi dari media.


Desakan Pemeriksaan oleh OJK

Atas kondisi tersebut, Asep Agustian mendesak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan pemeriksaan terhadap Bank BJB Cabang Karawang.


Ia menilai, jika keluhan serupa terus berulang tanpa penyelesaian, dapat berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perbankan tersebut.


“Perlu ada evaluasi menyeluruh agar pelayanan kepada nasabah tidak terkesan diskriminatif dan tetap mengedepankan prinsip transparansi,” katanya.


Dugaan Lain yang Muncul

Selain persoalan akses informasi, Askun juga menyinggung adanya dugaan rencana penjualan aset milik almarhum tanpa persetujuan ahli waris, serta ketidaksesuaian informasi terkait skema kredit. Namun demikian, dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian lebih lanjut dari pihak terkait.


Menunggu Tanggapan Resmi

Hingga berita ini disusun, pihak Bank BJB Cabang Karawang belum memberikan keterangan resmi atas keluhan yang disampaikan ahli waris maupun pernyataan dari pihak PERADI.


Media ini juga membuka ruang konfirmasi bagi Bank BJB serta pihak terkait lainnya guna memberikan penjelasan dan klarifikasi agar informasi yang disampaikan tetap berimbang.


Imbauan dan Dampak Kepercayaan Publik

Pengamat menilai, transparansi layanan dan kemudahan akses informasi menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan nasabah. Jika tidak ditangani dengan baik, persoalan pelayanan berpotensi memengaruhi persepsi publik terhadap kinerja lembaga perbankan.


Kasus ini pun menjadi perhatian, terutama dalam konteks perlindungan nasabah dan ahli waris dalam mengakses informasi keuangan yang menjadi haknya sesuai ketentuan yang berlaku. (Suryana)

0 Komentar

© Copyright 2023 - Azzamtv Jabar