Headline News

Sasapu Jadi Cara Unik SMK Karawang Latih Kemandirian Siswa


 

Jurnalis dan Editor: Johar Hasibuan

Azzamtvjabar.com | Karawang - Sebuah pendekatan berbeda diterapkan SMK Indonesia Mas 2 Karawang dalam membentuk karakter siswa. Tak hanya belajar di kelas, para siswa didorong terjun langsung ke kehidupan nyata untuk membangun kemandirian dan kesiapan menghadapi dunia kerja.


Di tengah stigma lulusan SMK yang identik dengan pekerja pabrik, SMK Indonesia Mas 2 Karawang justru menghadirkan metode pembelajaran berbasis pengalaman langsung.


Para siswa tidak hanya menerima teori, tetapi juga menjalani aktivitas nyata dunia kerja. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembentukan karakter dan kemandirian.





Melalui pengalaman tersebut, siswa belajar arti kerja keras, tanggung jawab, serta kemampuan berinteraksi dengan masyarakat luas.


Salah satu siswi, Yani Hartati, mengaku awalnya merasa malu. Namun pengalaman itu justru membangun kepercayaan diri dan membuatnya lebih menghargai perjuangan orang tua.


Hal serupa dirasakan siswa lainnya, Nabil, yang mulai memahami pentingnya kerja keras setelah terjun langsung ke lapangan. Setelah pulang sekolah Nabil turut membantu orang tua nya dalam menggarap sawah. 


Sementara itu, Galih Permana sehabis sekolah berjualan minuman secara keliling menggunakan gerobak listrik. Ia mengaku program "Sasapu" ini sangat membantu nya dalam mengasah mental nya untuk menyambut dunia kerja.


Program kemandirian bertajuk “Sasapu” menjadi salah satu wadah utama dalam membentuk mental siswa. Program ini dirancang untuk melatih keberanian, komunikasi, serta kemampuan beradaptasi di dunia nyata.


Kepala sekolah, Sudarto, menegaskan program ini bertujuan mencetak lulusan yang mandiri dan tidak bergantung pada lapangan kerja yang terbatas, melainkan mampu menciptakan peluang sendiri.


Meski awalnya tidak mudah, rasa gengsi yang dirasakan siswa perlahan berubah menjadi kebanggaan. Berbagai perubahan positif pun mulai terlihat, mulai dari meningkatnya kepercayaan diri hingga tumbuhnya rasa tanggung jawab.





Pihak sekolah menegaskan, seluruh kegiatan dilakukan dengan pendampingan dan bukan bentuk eksploitasi, melainkan strategi pendidikan karakter yang terarah.


Pendekatan ini dinilai menjadi alternatif di tengah persaingan kerja yang semakin ketat, dengan harapan mampu melahirkan generasi yang lebih tangguh, adaptif, dan siap menghadapi masa depan.


Dari pengalaman sederhana di lapangan, para siswa tak hanya belajar mencari nafkah, tetapi juga memahami arti perjuangan hidup sejak dini. (RJH)

0 Komentar

© Copyright 2023 - Azzamtv Jabar