Jurnalis: Muliadi Lasak | Editor: RJH
Azzamtvjabar.com | Kota Sungai Penuh, Jambi - Di tengah pesatnya perkembangan usaha digital dan UMKM, Badan Pusat Statistik atau BPS Kota Sungai Penuh, Jambi, mulai melaksanakan Sensus Ekonomi 2026. Kegiatan ini bertujuan menghimpun data usaha yang akurat dan komprehensif sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi daerah.
Badan Pusat Statistik Kota Sungai Penuh mulai melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 sebagai upaya menghadirkan data terbaru mengenai aktivitas usaha yang berkembang di tengah masyarakat.
Pendataan ini dinilai penting mengingat pertumbuhan usaha berbasis digital dan media sosial semakin pesat. Namun, sebagian pelaku usaha tersebut masih belum tercatat secara lengkap dalam basis data resmi pemerintah.
Melalui Sensus Ekonomi 2026, BPS berupaya memetakan seluruh kegiatan usaha yang beroperasi di Kota Sungai Penuh. Hasil pendataan nantinya akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian daerah, termasuk sektor-sektor usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan.
Selain itu, sensus ini juga menjadi instrumen untuk melihat tingkat kemandirian ekonomi masyarakat yang saat ini bergerak di berbagai bidang usaha, mulai dari sektor pertanian, perdagangan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah.
Untuk memastikan seluruh pelaku usaha terdata, petugas sensus akan melakukan pendataan secara langsung dengan metode door to door. Petugas mendatangi rumah maupun lokasi usaha guna memperoleh data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Data yang terkumpul nantinya diharapkan menjadi landasan bagi pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan dan program pemberdayaan ekonomi, sekaligus mendorong terciptanya iklim usaha yang lebih kuat dan berdaya saing.
BPS berharap masyarakat dapat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang benar dan lengkap. Partisipasi masyarakat menjadi kunci untuk menghasilkan data berkualitas yang akan digunakan dalam perencanaan pembangunan ekonomi di masa mendatang. (Muliadi Lasak)

0 Komentar