Jurnalis: Beni Gondrong | Editor: RJH
Azzamtvjabar.com | Cilacap, Jawa Tengah - Puluhan remaja dari tingkat SMP hingga SMA di Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mengikuti Workshop Edukasi dan Transfer Pengetahuan Praktisi Calung Jinjing. Kegiatan ini menjadi upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni tradisional yang mulai tergerus perkembangan zaman.
Sebanyak 24 peserta mengikuti Workshop Edukasi dan Transfer Pengetahuan Praktisi Calung Jinjing yang digelar di Bejos Farm, Desa Hanum, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Selama dua hari, para peserta mendapatkan pelatihan langsung dari empat praktisi seni calung yang membagikan teknik bermain sekaligus pengetahuan mengenai sejarah dan nilai budaya kesenian tradisional tersebut.
Workshop ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangkitkan minat generasi muda dalam mengenal, mempelajari, dan melestarikan kesenian Calung Jinjing sebagai bagian dari identitas budaya lokal.
Ketua panitia, Riki Julianto, menyampaikan apresiasi kepada Balai Pelestarian Kebudayaan serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap semangat para peserta dapat menjadi modal untuk menjaga eksistensi Calung Jinjing agar tetap lestari dan tidak punah.
Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Ahmad Fathoni, menilai kegiatan ini menjadi awal yang baik dalam mencetak regenerasi pelaku seni tradisional. Menurutnya, setelah memiliki kemampuan yang memadai, para peserta diharapkan dapat membentuk kelompok seni yang terdaftar secara resmi dan terus mendapat pendampingan dari para seniman senior.
Melalui workshop ini, diharapkan lahir generasi penerus yang mampu menjaga keberlangsungan kesenian Calung Jinjing, sekaligus menularkan kecintaan terhadap budaya lokal kepada masyarakat yang lebih luas sehingga tetap hidup dari generasi ke generasi. (BG)





0 Komentar