Jurnalis dan Editor: Johar Hasibuan
Azzamtvjabar.com | Karawang – Di tengah berbagai tantangan hidup yang dihadapi masyarakat, mulai dari tekanan ekonomi, persoalan keluarga, hingga beban pekerjaan, menjaga kesehatan mental dan spiritual menjadi hal yang tidak kalah penting. Berangkat dari semangat tersebut, Sahabat Hijrah Event menggelar seminar bertajuk "Pribadi Ditolong Allah", sebuah kegiatan yang mengajak peserta untuk kembali menguatkan hubungan dengan Allah SWT sebagai sumber ketenangan dalam menghadapi setiap ujian kehidupan.
Seminar yang mendapat dukungan dari Yayasan Syamira Ar-Rasyid, Mikha Rentcar, Bening Project, Syamira Food Court, dan sejumlah mitra lainnya itu diikuti sekitar 100 peserta yang didominasi para ibu rumah tangga dan anggota majelis taklim.
Suasana seminar sengaja dirancang tenang dan nyaman agar peserta lebih mudah mengenali, menerima, serta melepaskan beban emosional yang selama ini dipendam. Materi disampaikan dengan pendekatan storytelling, sehingga lebih dekat dengan pengalaman hidup peserta dan mudah dipahami.
Pemateri seminar, Bunda Syamira, menjelaskan bahwa setiap manusia tidak akan pernah lepas dari berbagai ujian kehidupan. Karena itu, seseorang perlu memiliki bekal spiritual agar mampu menghadapi setiap persoalan dengan hati yang lebih tenang.
"Dalam seminar ini kita membahas persoalan-persoalan hidup yang memang tidak mungkin dihindari. Harapan kami, setelah mengikuti kegiatan ini, peserta dapat menjadi pribadi yang ditolong Allah SWT," ujarnya.
Selain penyampaian materi, peserta juga diajak mempelajari Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT), yaitu teknik sederhana yang bertujuan membantu melepaskan beban emosional maupun keluhan yang dirasakan, sehingga seseorang dapat lebih tenang dalam menghadapi berbagai persoalan hidup.
"Insya Allah melalui teknik ini kita belajar melepaskan beban, baik beban emosional maupun persoalan hidup lainnya. Semoga hati menjadi lebih tenang dan lebih siap menghadapi setiap ujian," kata Bunda Syamira.
Ia pun mengajak seluruh peserta untuk mengamalkan ilmu yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
"Mudah-mudahan ilmu ini menjadi salah satu ikhtiar untuk mendapatkan ketenangan hidup, keberkahan, keberlimpahan rezeki, dan kasih sayang Allah SWT. Untuk masyarakat Karawang, mari bersama-sama belajar menjadi pribadi yang ditolong Allah melalui seminar-seminar yang diselenggarakan Sahabat Hijrah Event," pesannya.
Sementara itu, Manager Sahabat Hijrah Wisata, Dudi Khairudin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan seminar kedua setelah sebelumnya mengangkat tema "Menghilangkan Luka Tanpa Terluka". Tahun ini panitia mengusung subtema "Bersyukur di Atas Ujian".
"Kami ingin mengingatkan bahwa setiap orang pasti memiliki ujian hidup masing-masing. Ketika merasa tidak mampu menyelesaikannya sendiri, jangan lupa kembali berserah kepada Allah SWT. Pertolongan Allah selalu ada bagi hamba yang terus berikhtiar dan bertawakal," ujarnya.
Dudi menambahkan, kegiatan serupa akan digelar secara rutin. Bahkan pada 3–4 Oktober 2026, Sahabat Hijrah Wisata berencana membuka Kelas Eksekutif dengan jumlah peserta terbatas yang akan membahas penguatan mental dan fisik secara lebih mendalam melalui sesi teori maupun praktik.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan berikutnya, informasi pendaftaran dapat diperoleh melalui akun Instagram, TikTok, Facebook, dan kanal WhatsApp Sahabat Hijrah Wisata, maupun media sosial Yayasan Syamira Ar-Rasyid.
Salah seorang peserta, Eka Nurhaeni, mengaku bersyukur dapat mengikuti seminar tersebut. Menurutnya, kegiatan itu memberikan banyak manfaat, mulai dari menambah wawasan, memperluas silaturahmi, hingga menghadirkan ketenangan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, panitia berharap semakin banyak masyarakat yang menyadari bahwa kesehatan mental dan spiritual merupakan dua hal yang saling melengkapi. Dengan memadukan ikhtiar, doa, rasa syukur, dan tawakal kepada Allah SWT, setiap ujian kehidupan diharapkan dapat dihadapi dengan hati yang lebih kuat, tenang, dan penuh harapan.
"Tak semua masalah bisa hilang seketika, tetapi hati yang dekat dengan Allah akan selalu memiliki kekuatan untuk menghadapinya." (RJH)









0 Komentar