Jurnalis dan Editor: Johar Hasibuan
Azzamtvjabar.com | Karawang - Sudah hampir satu bulan terakhir, ratusan warga Kampung Cibenda, Desa Parungmulya, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengalami krisis air bersih. Demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga terpaksa mencari air dari kubangan di dasar sungai yang telah mengering.
Beginilah perjuangan warga Kampung Cibenda untuk mendapatkan air. Mereka harus turun ke dasar sungai yang telah mengering, lalu membuat kubangan-kubangan kecil agar air tanah perlahan merembes dan mengendap.
Sementara untuk kebutuhan minum dan memasak, warga harus membeli air galon dengan harga berkisar antara Rp5 ribu hingga Rp8 ribu per galon, tergantung kualitas air yang tersedia.
Warga harus berjuang dan membutuhkan waktu berjam-jam untuk mendapatkan air. Meski air yang diperoleh keruh dan jauh dari standar kebersihan, warga tetap menggunakannya untuk mandi, mencuci, dan kebutuhan rumah tangga lainnya karena tidak memiliki alternatif.
Sebagian warga yang memiliki kemampuan ekonomi memilih memasang selang sepanjang sekitar 200 meter untuk mengalirkan sisa air dari bagian hulu sungai. Namun, cara tersebut tidak dapat dilakukan oleh seluruh warga karena membutuhkan biaya tambahan.
Warga berharap pemerintah daerah segera menyalurkan bantuan air bersih dan mengambil langkah penanganan jangka panjang. Mereka khawatir krisis air yang berkepanjangan dapat memicu munculnya berbagai penyakit, terutama pada anak-anak dan kelompok rentan. (RJH)

0 Komentar