Jurnalis: Beni Gondrong | Editor: RJH
Azzamtvjabar.com | Cilacap, Jawa Tengah - Festival sedekah kupat kembali digelar di Desa Tambaksari, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2026) malam. Memasuki tahun kelima, tradisi warisan leluhur ini kembali disambut antusias warga dengan berbagai kesenian tradisional.
Sejak sore hari, berbagai kegiatan digelar untuk memeriahkan festival sedekah kupat di Desa Tambaksari, Kecamatan Wanareja, Cilacap.
Puncak acara berlangsung pada malam hari, diawali dengan tradisi menggantungkan ketupat yang dibawa warga pada bentangan bambu yang telah disediakan panitia.
Suasana semakin meriah dengan berbagai pertunjukan kesenian tradisional, di antaranya lais, debus, tari barongan, jaipongan, hingga seni ronggeng gunung sebagai pertunjukan pamungkas.
Pemerintah Desa Tambaksari telah lima kali menggelar festival sedekah kupat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi upaya menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur.
Kepala Disparpora Cilacap mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus terlibat dalam melestarikan berbagai kesenian dan tradisi daerah agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman.
Sementara itu, Anggota DPRD Cilacap Komisi C atas konsistensi Pemerintah Desa Tambaksari menggelar festival selama lima tahun terakhir. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk inovasi sekaligus pemberdayaan masyarakat serta upaya nguri-nguri budaya dan adat istiadat agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Bagi warga, festival sedekah kupat menjadi momentum untuk bersyukur, berkumpul, sekaligus menyaksikan tradisi budaya yang masih dipertahankan hingga kini.
Melalui festival ini, masyarakat berharap tradisi sedekah kupat dan berbagai kesenian daerah di Desa Tambaksari dapat terus berkembang sekaligus menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat setempat. (BG)

0 Komentar