Jurnalis: Beni Gondrong | Editor: RJH
Azzamtvjabar.com | Cilacap, Jawa Tengah - Ratusan warga Desa Datar, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menggelar tradisi Sedekah Tilawat di Makam Keramat Cipari Cikondang, Senin (24/8/2026) pagi. Tradisi tahunan ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para leluhur sekaligus mempererat gotong royong dan kebersamaan masyarakat.
Sebelum kegiatan dimulai, masyarakat terlebih dahulu bergotong royong membersihkan makam, selokan, serta jalan di sekitar lokasi.
Warga kemudian membawa berbagai makanan dan jajanan tradisional, mulai dari kue, saroja, rengginang, opak ketan hingga pisang raja yang dipercaya menjadi salah satu makanan kesukaan para leluhur.
Sebelum disantap bersama, seluruh makanan terlebih dahulu didoakan melalui ijab yang dipimpin juru ijab atau sesepuh adat, kemudian dilanjutkan doa bersama dan makan bersama.
Makam Keramat Cipari merupakan salah satu lokasi pemakaman para leluhur pendiri Desa Datar, termasuk para kuwu atau kepala desa pada masa Hindia Belanda, di antaranya Eyang Raminah Sutawijan, Buyut Asmiah dan Buyut Dogleg.
Bagi masyarakat, tradisi ini bukan sekadar kegiatan adat, tetapi juga menjadi sarana mengenang jasa leluhur sekaligus menjaga warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Tradisi Sedekah Tilawat juga mengandung nilai berbagi, gotong royong, kebersamaan dan keikhlasan. Nilai-nilai tersebut diharapkan terus dipertahankan sebagai bagian dari identitas masyarakat Desa Datar.
Camat Dayeuhluhur mengapresiasi berbagai kegiatan adat yang dilaksanakan masyarakat dan berharap tradisi tersebut terus dijaga sebagai bagian dari jati diri masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Datar mengajak masyarakat dan generasi penerus untuk terus merawat makam leluhur serta menjaga tradisi yang telah diwariskan.
Selain sebagai warisan budaya, tradisi Sedekah Tilawat diharapkan dapat menjadi bagian dari pengembangan wisata budaya Desa Datar yang dikenal sebagai salah satu desa wisata di Kabupaten Cilacap. (BG)






0 Komentar