Headline News

Pilkades Mekarmaya Mulai Memanas, Priatna Muncul sebagai Kuda Hitam dengan Dukungan Tiga Dusun


 

Jurnalis dan Editor: Johar Hasibuan

Azzamtvjabar.com | Karawang, Jawa Barat – Peta politik menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Karawang yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 mulai menunjukkan dinamika. Sejumlah nama mulai muncul dan digadang-gadang bakal meramaikan kontestasi perebutan kursi kepala desa, termasuk di Desa Mekarmaya.


Salah satu nama yang mulai menjadi perhatian adalah Priatna. Sosok tersebut berpotensi menjadi kuda hitam dalam kontestasi politik tingkat desa di Mekarmaya.


Kemunculan Priatna dinilai dapat menambah warna dalam persaingan yang sebelumnya relatif belum banyak mendapat perhatian publik. Dukungan dari sejumlah tokoh masyarakat di tingkat dusun juga disebut mulai menguat.


Priatna mengatakan, keputusan untuk maju sebagai bakal calon kepala desa bukan berawal dari ambisi pribadi. Menurutnya, niat tersebut muncul setelah adanya dorongan dari sejumlah tokoh masyarakat yang berasal dari tiga dusun di Desa Mekarmaya.


“Sebetulnya saya tidak pernah berniat untuk mencalonkan diri apabila tidak ada dorongan dari tokoh-tokoh di tiga dusun yang ada di Desa Mekarmaya,” ujar Priatna saat dikonfirmasi, Sabtu (29/8/2026).


Menurut Priatna, kepercayaan yang disampaikan masyarakat kemudian menjadi pertimbangan dirinya untuk ikut mengambil bagian dalam kontestasi Pilkades.


Ia menyebut pencalonannya bukan semata-mata untuk mengejar jabatan, melainkan sebagai bentuk ikhtiar apabila nantinya mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin Desa Mekarmaya.


“Karena masyarakat memberikan kepercayaan dan dukungan, setelah dipertimbangkan, tidak ada salahnya saya mencalonkan diri demi membawa perubahan dan membangun Desa Mekarmaya menjadi jauh lebih baik ke depannya,” tegasnya.


Dorongan dari tokoh masyarakat di tiga dusun disebut menjadi salah satu modal awal Priatna untuk mempersiapkan diri menghadapi Pilkades.


Meski demikian, dukungan tersebut masih perlu dilihat dalam perkembangan tahapan resmi Pilkades, termasuk proses pendaftaran, verifikasi persyaratan, penetapan calon, hingga tahapan pemungutan suara.


Artinya, dinamika politik Desa Mekarmaya masih sangat mungkin berubah seiring semakin dekatnya pelaksanaan Pilkades.


Kemunculan Priatna juga menjadi gambaran bahwa kontestasi kepemimpinan desa tidak hanya ditentukan oleh popularitas seorang kandidat, tetapi juga oleh kemampuan membangun komunikasi dengan masyarakat serta menawarkan gagasan pembangunan yang dapat diterima warga.


Menjelang Pilkades, masyarakat Desa Mekarmaya tentunya tidak hanya membutuhkan persaingan antarcalon, tetapi juga adu gagasan mengenai arah pembangunan desa.


Sejumlah persoalan seperti peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, transparansi pengelolaan anggaran desa, hingga penguatan pelayanan sosial menjadi isu yang dapat menjadi perhatian warga dalam menentukan pilihan.


Karena itu, semakin banyaknya sosok yang bermunculan diharapkan dapat menghadirkan kompetisi yang sehat dan memberikan lebih banyak pilihan kepada masyarakat.


Dengan munculnya Priatna dan dukungan yang disebut mulai terkonsolidasi di tiga dusun, peta politik Desa Mekarmaya diprediksi semakin dinamis. Namun, siapa yang nantinya benar-benar menjadi kandidat dan mampu memperoleh kepercayaan mayoritas masyarakat masih akan ditentukan melalui tahapan resmi Pilkades serta pilihan warga Desa Mekarmaya. (RJH)

0 Komentar

© Copyright 2023 - Azzamtv Jabar